Benarkah Ukuran Klitoris Setiap Wanita Berbed

Wanita Berbed

Seperti halnya Mr. P, ternyata ukuran klitoris tiap-tiap wanita juga berbeda-beda. Tapi lebih dari itu, secara internal klitoris memang berukuran lebih besar ketimbang penampakan dari luar. Rata-rata ukuran klitoris ialah panjang 1,5-2 sentimeter dan lebar sekitar 1 sentimeter. Biasanya, wanita Asia memiliki ukuran klitoris lebih kecil ketimbang wanita dari Eropa, Amerika, dan Afrika.

 

Menurut Journal of Sexual Medicine, ukuran klitoris memengaruhi pencapaian orgasme. Semakin besar klitoris, maka semakin gampang juga seorang wanita mencapai kepuasan seksual. Pasalnya, ukuran klitoris yang besar lebih banyak tersimpan syaraf-syaraf titik rangsangan, sehingga lebih peka terhadap rangsangan.

 

Meskipun demikian itu, bukan berarti wanita dengan klitoris yang berukuran kecil lebih sulit mendapatkan orgasme. Pada akhirnya, ukuran tak memastikan tingkat kepuasan. Semua tergantung terhadap metode penyampaian rangsangan dan bagaimana kau bereaksi terhadap rangsangan. Semua wanita memiliki titik-titik rangsangannya sendiri, ada pantasnya mendiskusikan terhadap pasangan bagian mana yang berkeinginan diraba.

 

Pada klitoris, terdapat 8000 syaraf yang membikin hampir 90 persen wanita yang mendapatkan orgasmenya dari rangsangan via klitoris dan bukan penetrasi. Malahan berdasarkan penelitian, hanya sekitar 25-35 persen saja wanita yang mengalami orgasme via penetrasi.

 

Selain halnya Mr. P, klitoris juga bisa mengalami ereksi saat mengalami rangsangan. Klitoris yang ereksi akan berukuran lebih besar ketimbang dalam keadaan netral. Bila elemen rangsangan, pertambahan usia dan mengalami menopause akan memberikan perubahan juga pada klitoris dalam hal warna dan ukuran, ialah ukuran klitoris jadi membesar.

 

Menurunnya kadar estrogen dan progesteron akan memengaruhi libido dan fungsi seksual. Jaringan Miss V akan menjadi lebih tipis dan terjadi penipisan jaringan di area sekitar klitoris mengurangi produksi pelumas natural, sehingga memberikan rasa sakit saat berhubungan intim.

 

Sama seperti jaringan tubuh yang lain, agar konsisten aktif, klitoris wajib secara rutin dikasih rangsangan. Pantasnya tak dikasih rangsangan, klitoris bisa mengalami atrofi klitoris ialah keadaan saat klitoris mengering bahkan menutup sebab kekurangan aliran darah. Orgasme bisa memberikan percepatan aliran darah terhadap klitoris, sehingga membikin klitoris konsisten sehat dan tak mengering apalagi menciut.

 

Sama halnya seperti Miss V, klitoris sebagai bagian dari Miss V perlu dijaga kebersihannya. Mulai dari hal yang standar seperti membersihkan Miss V dari depan ke belakang, jangan menggunakan pembalut dengan bahan berpewangi, ganti pembalutmu empat jam sekali, ganti celana dalammu minimal dua kali sehari, dan konsumsi makanan sehat untuk menjaga kesehatan Miss V seperti:

 

Yoghurt

 

Yoghurt ialah makanan probiotik yang bisa menurunkan risiko infeksi pada Miss V. Mengonsusmi yogurt bisa menjaga keseimbangan pH natural pada Miss V.

 

Jus Cranberry

 

Jus cranberry bisa mencegah dan meringankan infeksi saluran kemih. Tetap konsumsi jus cranberry tanpa gula, agar kau bisa mengonsumsinya lebih banyak.

 

Air

 

Maka terhidrasi bisa menjaga wangi-wangian Miss V konsisten normal dan tak beraroma. Makanan bisa memengaruhi perubahan wangi-wangian pada Miss V. Selain dari itu, minum air putih bisa menjaga wangi-wangian Miss V konsisten netral.

 

Teh Jahe

 

Teh jahe bisa meringankan kram perut dampak menstruasi. Bila itu, teh jahe bisa mencegah infeksi pada Miss V via kandungan antibiotik alaminya.

 

Buah dan Sayuran Segar

 

buah-buahan dan sayuran segar bisa menjaga keseimbangan pH natural dan wangi-wangian pada Miss V konsisten netral. Sayuran yang baik untuk kesehatan Miss V ialah nanas, kedelai, ubi jalar, dan apel. Hindari makanan yang terlalu manis yang bisa membikin area Miss V lebih lembap ketimbang awam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *