Beragam Penyebab Penurunan Fungsi Lidah Dan Dampaknya

Fungsi Lidah

Ada beragam variasi fungsi lidah. Tidak hanya mencicip, mengunyah, mencampur, dan menelan makanan, lidah juga berfungsi membantu progres berbincang-bincang dan memerangi bakteri penyebab penyakit. Bila fungsi lidah menurun, tentu hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan dan mungkin akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

Dalam dunia kedokteran, gangguan pada lidah sungguh-sungguh beragam, dapat berupa perubahan warna dan tekstur lidah, lidah terasa nyeri dan sembab, lidah susah digerakkan, atau lidah tak kapabel mengecap dan merasakan rasa manis, pahit, asin, atau asam. Semua gangguan itu dapat menyebabkan fungsi lidah menurun. Keadaan-masalah hal yang demikian timbul dengan penyebab yang berbeda-beda.

 

Penyebab menurunnya fungsi lidah dapat sungguh-sungguh beragam, mulai dari unsur yang ringan sampai unsur yang berat. Untuk mengetahui penyebab penurunan fungsi lidah, lazimnya dokter akan memeriksa gejala-gejala yang dialami pasien terlebih dulu. Di bawah ini yakni sebagian petunjuk fungsi lidah menurun beserta penyebabnya:

 

Lidah membengkak

Pembengkakan di lidah dapat terjadi sebab beragam hal, mulai dari radang tenggorokan, reaksi alergi, cedera ataupun infeksi pada lidah, sampai kanker lidah.

 

Tekstur lidah berubah

Perubahan tekstur lidah dapat dipengaruhi oleh pengaplikasian obat antibiotik jangka panjang, atau sebab imbas terapi radiasi pada kepala dan leher. Tekstur lidah juga dapat berubah sebab mengalami iritasi imbas pengaplikasian pasta gigi yang mengandung bahan kimia yang menyebabkan iritasi, mengkonsumsi makanan atau minuman yang terlampau panas, atau mengisap rokok dan minum kopi berlebihan.

 

Lidah berubah warna

Penyebab perubahan warna lidah sungguh-sungguh beragam-variasi, tergantung perubahan warnanya. Perubahan warna lidah menjadi merah muda disebabkan oleh kekurangan zat besi dan vitamin B12. Perubahan warna lidah menjadi putih lazimnya disebabkan oleh kurang asupan cairan, adat istiadat mengisap rokok, minum alkohol, dan tak menjaga kebersihan mulut. Selain itu, adanya infeksi jamur di rongga mulut juga dapat menyebabkan penebalan pada lidah yang nampak berwarna putih.

 

Lidah terasa nyeri

Rasa nyeri di lidah lazimnya disebabkan oleh cedera atau infeksi, semisal sebab terbentur, tergigit, sariawan, atau sebab kurangnya kebersihan mulut.  Keadaan ini juga dapat timbul sebagai reaksi alergi kepada suatu makanan, iritasi kandungan pasta gigi atau mouthwash, mengkonsumsi makanan yang terlalu panas, sampai imbas penyakit lain seperti herpes oral, anemia, neuralgia, dan kanker.

 

Apa yang Terjadi Bila Fungsi Lidah Menurun?

Gangguan-gangguan di atas, dapat menyebabkan keluhan yang mengganggu fungsi-fungsi lidah. Selain memiliki fungsi utama sebagai indera pengecap, alat tolong komunikasi, mengunyah, dan menelan makanan, lidah juga berfungsi sebagai alat tolong mengisap, menyentuh, dan melindungi mulut dari bakteri.

 

Dikala fungsi lidah sebagai alat tolong komunikasi menurun, Anda akan kesusahan berbincang-bincang atau berkomunikasi dengan orang lain. Karena, seseorang dapat berbincang-bincang jika lidah, gigi, dan bibir kapabel berprofesi sama mengolah bunyi yang keluar dari tenggorokan, sampai menjadi huruf, kata-kata, dan kalimat yang dapat dipahami.

 

Figur lainnya, dikala fungsi lidah sebagai alat mengunyah terganggu, Anda dapat kekurangan asupan makanan. Karena, makanan yang Anda makan tentu akan susah ditelan jika tak dikunyah dan diolah di dalam mulut terlebih dulu. Anda juga mungkin menjadi ogah untuk makan sebab terasa menyakitkan. Bila hal itu terjadi, keadaan kesehatan Anda secara biasa juga akan terganggu.

 

Selain dua hal di atas, imbas lain dari penurunan fungsi lidah yakni hilangnya kemampuan merasa atau mengecap, yang dapat diperberat oleh progres penuaan. Rata-rata manusia memiliki sekitar 10.000 ujung pengecap yang berganti setiap-setiap dua pekan (atau lebih) sekali. Tetapi seiring bertambahnya umur, ujung pengecap semakin susah diganti atau regenerasi. Sesudah berusia 50 tahun, ujung pengecap berkurang secara bertahap sampai hanya tersisa 5.000 saja.

 

Menurunnya kemampuan lidah sebagai indera perasa biasa terjadi pada lanjut umur (lansia) sebagai komponen dari progres penuaan. Meskipun seperti itu, berapapun umur Anda, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter atau dokter gigi jika merasakan penurunan fungsi lidah. Bila pesat ditangani, komplikasi yang timbul imbas gangguan pada lidah akan dapat dicegah.