Hal yang Masih Bisa Dibanggakan Buat Kamu yang Memilih Tinggal Bersama Orang Tua Dibanding Tinggal Ngekos

Hal yang Masih Bisa Dibanggakan Buat Kamu yang Memilih Tinggal Bersama Orang Tua Dibanding Tinggal Ngekos

Banyak yang bilang belum legal jadi mahasiswa jika belum tinggal ngekos pisah dari orang tua walaupun kampusnya masih satu kota dengan daerah tinggalnya melainkan tak sedikit juga ada yang masih memilih tetap tinggal bersama orang tua. Ada yang berpendapat jika tinggal ngekos akan lebih bebas berkegiatan dan tak ada yang melarang-larang, lebih gampang mobile ke kampus, dapat bebas keluar jalan bersama sahabat-sahabat, dan masih banyak lagi ‘kebebasan-kebebasan’ lain yang cuma buah hati kosan dan Ilahi yang paham itu. Malah berdasarkan mereka, buah hati kosan, ada sebuah kebanggaan tersendiri dapat hidup mandiri jauh dari orang tua. Bagi kalian yang masih memilih tinggal bersama orang tua, masih ada kok hal-hal yang dapat kalian banggakan dari keputusan kalian.

 

 

  1. Gizi Akan Terjamin

 

Telah banyak terdengar kisah buah hati kosan yang makannya tak teratur. Alasannya simpel saja. Jikalau kamu mahasiswa atau pekerja kantoran yang tinggal ngekos, kamu akan berangkat sepagi mungkin dan akan menyantap sarapan apa adanya, belum lagi jika kamu telat bangun sarapan menjadi hal yang sering kali terlupakan. Ketika pulang kuliah atau pulang kantor, hari sudah malam. Sepulangnya kamu di kosan, tubuhmu merasa lelah dan tak ada lagi gairah untuk membuat makanan pun untuk keluar membeli makanan pun terasa sungguh-sungguh malas dan pada akibatnya kamu melewatkan makan malam. Bagaimana berkeinginan memenuhi kebutuhan gizi jika makan saja tak teratur seperti itu? Nah, bersyukurlah kalian yang tinggal bersama orang tua. orang tua mu pun tak memperkenankan kamu keluar rumah jika belum menyantap sarapan buatan mereka. Belum lagi jika kamu dibekali makanan untuk makan siang. Pulang ke rumah, orang tua sudah menunggu di meja makan mengajak mu makan malam. Duh… surga dunia.

 

  1. Jauh dari Istilah Salah Pergaulan

 

Jikalau kamu salah satu yang memilih tinggal bersama orang tua, patuhilah seluruh perintah dan larangan-larangan mereka. Wejangan yang sama mereka berikan terhadap mu tiap hari supaya kamu terhindar dari salah pergaulan. Telah banyak terjadi kriminal pengaruh salah pergaulan yang ujung-ujungnya menyalahkan peran orang tua. Mereka selalu menjadi alasan ketika didapati buah hatinya mengerjakan perbuatan-perbuatan aib yang merugikan orang banyak. Orang tuamu akan ‘dituduh’ sebagai orang tua yang tak mengajar dan melihat buah hatinya. So, buat kalian yang masih tinggal bersama orang tua, kalian berkeinginan tak berkeinginan harus menjaga nama bagus orang tua kalian dengan tak mengerjakan perbuatan-perbuatan aib dan terjerumus dalam pergaulan yang salah.

 

  1. Bisa Berbakti terhadap Orang Tua Tiap-tiap-tiap Ketika Serta Meringakan Beban Mereka

 

Ketika kamu sudah menjelang dunia perkuliahan, mungkin separuh dari sahabat kelasmu kini tinggal terpisah dari orang tua. Kadang kamu juga merasa dengki terhadap sahabat-temanmu karena mereka tak dituntut dengan profesi rumah yang merepotkan seperti menyapu halaman rumah, mencuci pakaian dan piring dekil, mengantar adik ke sekolah, dan lain-lain. Lain lagi kasusnya jika kamu merupakan buah hati satu-satunya dan memilih untuk tinggal ngekos. Siapa yang akan membantu Mama di dapur jika kamu sudah tak tinggal di rumah? Siapa yang akan merawat Mama dan Papa jika mereka sakit? Sadarkah kalian bahwa mengerjakan seluruh perkerjaan itu menjadikan kamu sebagai buah hati yang berbakti karena sudah membantu orang tua serta meringankan beban meraka.

 

  1. Bisa Menikmati Beri Ibu Sepanjang Masa Ketika ‘Jam Malam’ Telah Tiba

 

Tetap tinggal bersama orang tua artinya tetap meniru tata tertib rumah. Salah satunya merupakan ‘jam malam’ yang dilegalkan oleh orang tua. ‘Jam malam’ umpamanya pukul 8 malam, itu artinya kamu harus sudah berada di rumah selambat-lambatnya pukul 8 malam. Lebih dari itu, Mama atau Papa akan mulai galau pun ngomel-ngomel kenapa buah hati gadisnya belum juga pulang ke rumah. Lazimnya Mama akan mulai panik tak stop menghubungi kamu menanyakan “Kamu lagi di mana? Telah jam berapa ini? Mengapa belum pulang?”. Pertanyaan itu akan terus timbul ketika Mama terus menghubungimu dan Mama tak akan stop menelpon dan mengirim sms hingga Mama melihat buah hati gadisnya tiba di rumah dengan selamat. Memang sih akan menjadi sungguh-sungguh risih jika terjadi hal seperti itu, melainkan renungkanlah sejenak saja apa yang dijalankan orang tua semata-mata untuk melindungi buah hatinya yang berada diluar sana.