Meninjau Pro dan Kontra Diet GM

Diet GM

Diet GM yang juga diketahui dengan General Motors diet yaitu program diet selama 7 hari dengan konsentrasi mengonsumsi jenis makanan tertentu dan dengan porsi tertentu. Metode diet ini benar-benar populer karena diklaim dapat menurunkan berat badan sekitar 6,8 kg dalam waktu seminggu saja. Sebelum Anda mempertimbangkan untuk melakukannya, simak dulu review lengkapnya berikut ini!

 

Awalnya diet GM diprakarsai khusus untuk para karyawan General Motors pada tahun 1985 di Amerika Serikat. Namun kemudian, program diet yang konon sudah melalui pengujian di Johns Hopkins Research Center ini beredar luas di kalangan lazim.

 

Pada dasarnya, metode kerja diet GM yaitu menurunkan berat badan dengan mewujudkan defisit kalori dari mengonsumsi makanan rendah kalori dan makanan yang diklaim bagus untuk detoksifikasi tubuh. Jadi, selain dapat menurunkan berat badan dengan pesat, metode ini diyakini dapat meningkatkan fungsi pencernaan, menyingkirkan racun dari tubuh, dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak.

 

Faktanya, program diet GM juga punya beberapa kelemahan. Salah satunya yaitu seputar asal usulan program diet GM yang sampai sekarang belum diketahui secara pasti, juga tak adanya penelitian klinis serta fakta ilmiah akurat yang mensupport klaim program diet hal yang demikian.

 

Diet GM juga tak memungkinkan untuk dilakukan dalam jangka panjang, karena bukan termasuk diet berimbang dan cenderung tak meniru pola makan dengan gizi berimbang. Ini dapat dicermati dari menu makanan diet GM yang cenderung rendah protein. Walaupun, protein yaitu salah satu komponen penting yang dibutuhkan tubuh. Protein juga membantu tubuh untuk begah lebih lama dan membantu menurunkan berat badan. Kecuali rendah protein, diet GM juga cenderung rendah lemak dan gizi lain seperti vitamin B12, zat besi, dan kalsium, di tiga hari pertama diet.

 

Berat badan yang berkurang dengan diet GM ini juga beberapa besar karena tubuh kehilangan banyak air, bukan lemak atau kalori. Sehingga, penurunan berat badan yang terjadi bersifat sementara alias tak bertahan lama. Semacam diet selesai, besar kemungkinan berat badan akan naik lagi ketika kembali ke pola makan biasanya.

 

Banyak orang tergiur mengerjakan diet GM untuk menurunkan berat badan dalam jumlah yang cukup besar cuma dalam waktu seminggu. Namun berdasarkan para spesialis kesehatan, diet GM ini tak disarankan karena lebih banyak kelemahannya dari pada manfaatnya.