Spesifikai Review Interior Mazda CX-5 Facelift 2015

Mazda CX-5 Facelift

Masuk ke dalam interior Mazda CX-5 terupdate terasa betul-betul berbeda dengan contoh sebelumnya berkat adanya MZD connect seperti halnya Mazda2 GT. Sebelum membahas MZD connect, ada beberapa hal yang berbeda dibandingkan dengan contoh sebelumnya, seumpama panel kayu hitam yang melintang di dashboard ini kini berubah menjadi panel alumunium dengan tekstur yang betul-betul mewah saat diraba.

 

Di bagian door trim, kita akan menerima panel plastik bergaris yang kini berubah menjadi panel hitam glossy, uniknya saat kami mendekati panel hal yang demikian, rupanya panel hitam glossy hal yang demikian memiliki tekstur kayu berwarna hitam yang membuatnya terasa mewah. Sisanya mungkin akan tampak sama saja seperti speedometer, setir dan bangku pengemudi depan.

 

Nah mari kita membahas MZD connect yang telah dibekali dengan cara tata kelola suara oleh Bose 9 speaker pada varian Touring dan Grand Touring. Seperti halnya Mazda2 GT, user interface dari MZD connect betul-betul mirip dengan BMW i-Drive, cuma saja ini lebih gampang dikendalikan sebab memiliki touch screen. Tombol-tombol yang berada di sebelah kanan pengemudi kini sedikit berkurang sebab MZD connect menggantikan beberapa fungsi tombol hal yang demikian.

 

Untuk tipe GT, MZD connect dapat membatasi SCBS, Blind Titik Monitoring System, Lane Keeping Assist, dan sensor parkir, termasuk beberapa pengontrolan seperti Rain Sensor, Door Locks, Turn Signal dan Lighting. Kami betul-betul bersuka cita mengamati head unit lama yang seperti aftermarket di CX-5 digantikan oleh head unit canggih seperti ini. Terakhir untuk contoh CX-5 GT telah memakai DVD player.

 

Turun sedikit dari bawah head unit, kita akan menerima desain tombol AC baru yang membuat suasana kabin sedikit berbeda, Mazda cukup jago di bagian ini, sebab tombol AC ini merupakan tombol AC yang merupakan common parts dengan Mazda6 SkyActiv.

 

Turun kebawah lagi, kita akan menerima cluster sekitar tuas transmisi yang sama dengan Mazda6, dan ini sekali lagi merupakan common parts yang sama dengan Mazda6 tanpa kita sadari, bagian ini juga yang membuat Mazda CX-5 terasa mewah dengan desain ala-ala BMW i-Drive. Jangan lupa, kita juga akan mengamati tuas sport mode dan electronic parking brake di sini loh.

 

Di sisi pengemudi, kita tak akan menemukan hal baru sesungguhnya, wujud speedometer masih sama, di balik kemudi juga kita tak akan menerima paddle shifter seperti rivalnya. Dan betul-betul disayangkan juga bahwa kendaraan beroda empat ini belum dilengkapi dengan eletronic tailgate seperti Honda CR-V dan Nissan X-Trail.

 

Sebelum lanjut ke bangku belakang, lagi-lagi untuk varian Mazda CX-5 GT dikasih keistimewan fitur seperti LDWS dan Blind Titik Monitoring yang dapat di non aktifkan lewat dua tombol di samping pengemudi, sisanya seperti tombol untuk mematikan Traction Control System, memantau tekanan ban dan i-Stop, tersedia di semua contoh, nice!

 

Masuk ke bagian belakang, ada yang sedikit berbeda dengan joknya yang kini memiliki thigh lebih maju, memang sih lebih nyaman, namun legroom baris kedua jadi tampak berkurang meskipun sesungguhnya masih cukup lega.  yang kami kurang menyukai, Mazda CX-5 juga belum dilengkapi dengan bangku baris kedua sliding dan reclining meskipun telah dapat dilipat dengan satu sentuhan jari saja.