Ciri-Ciri Perusahaan Asuransi Tidak Memiliki Kelayakan Finansial

Perusahaan Asuransi

Semakin populernya penggunaan asuransi kian banyak pula perusahaan asuransi bermunculan menawarkan berbagai-macam penawaran menarik untuk melindungi kendaraan beroda empat Anda. Memang, penggunaan asuransi pada kendaraan beroda empat telah seperti keharusan ketika ini. Kecuali sebagai bentuk perlindungan, asuransi pada kendaraan beroda empat juga dapat sebagai investasi perawatan. Tapi, harus jitu dalam memilih perusahaan asuransi mana yang cocok untuk menjamin kendaraan beroda empat yang dimiliki karena salah memilih perusahaan asuransi dapat membuat kecewa di kemudian hari.

 

Sebaiknya, Anda tak mendaftar ke perusahaan asuransi yang tak terang. Model ini dilaksanakan karena dapat saja perusahaan asuransi tersebut tak memiliki kepantasan finansial. Artinya, perusahaan tersebut tak memiliki kecukupan dana untuk membayarkan klaim asuransi dari nasabahnya.

 

OJK telah mempertimbangkan ukuran baku dari kepantasan finansial sebuah perusahaan asuransi dengan tingkat solvabiltas yang dievaluasi dengan Risk Based Capital (RBC). Solvabilitas merupakan kecakapan perusahaan untuk membayar segala keharusannya, bagus itu utang bentang pendek maupun bentang panjang. Walaupun RBC merupakan tingkat keamanan finansial sebuah perusahaan asuransi.

 

Tidak Mempunyai Perlindungan yang Maksimal

Perusahaan asuransi abal-abal biasanya tak memberikan jaminan perlindungan dengan maksimal. Contohnya saja pada polis asuransi tertuang perjanjian kalau terjadi kehilangan pada kendaraan beroda empat, maka perusahaan asuransi akan menggantinya dengan kendaraan beroda empat baru. Tapi, pada kenyataannya perusahaan asuransi menggantinya cuma 80% dari harga kendaraan beroda empat.

 

Tidak Membeberkan tentang Pengecualian

Perusahaan asuransi abal-abal cenderung tak akan memberitahu nasabah tentang pengecualian dalam polis asuransi. Praktik mudahnya, mereka tak akan memberitahu konsumen tentang hal yang membuat polis asuransi ditolak atau tak berlaku. Model ini karena perusahaan asuransi abal-abal ingin menerima keuntungan lebih dari nasabahnya.

 

Saat kasusnya, perusahaan asuransi tak diberitahu bahwa batas pengaduan klaim merupakan 3 x 24 jam, karena tak tahu Anda mengundur-undur waktu pelaporan klaim hingga 5 hari setelah kejadian. Contohnya klaim, otomatis asuransi akan ditolak tanpa ada pengecualian.

 

Menghindari Berkomunikasi Secara Tertulis

 

Perusahaan asuransi yang tak kredibel biasanya menghindari berkomunikasi dengan nasabah secara tertulis. Mereka cenderung untuk berkomunikasi secara lisan. Model ini mereka lakukan untuk menghindari adanya bukti dari komitmen penawaran yang mereka lontarkan kepada nasabah. Contohnya, Anda minta untuk menghapuskan perluasan perlindungan kebakaran dan huru-hara pada kendaraan beroda empat supaya premi yang dibayarkan lebih murah. Akan tapi perusahaan asuransi cuma meng-iya-kan dengan pernyataan lisan, maka ada kecenderungan ada hal yang perlu diwaspadai. Model ini karena perjanjian antara tertanggung dan penanggung dalam asuransi harus tertuang dalam perjanjian tulis.

 

Ada baiknya sebelum membeli asuransi dari sebuah perusahaan asuransi, lakukan riset lebih-lebih dulu apakah perusahaan itu kredibel atau tak. Anda dapat mencari tahunya via dunia maya dengan mengakses web OJK atau dengan membaca testimoni-testimoni orang lain yang telah memakai asuransi tersebut. Apakah komentarnya bagus atau buruk. Kecuali itu, pastikan juga tentang peraturan yang tertuang dalam polis asuransi di awal sebelum membeli asuransi secara terang. Jadilah nasabah yang aktif yang senantiasa bertanya kalau tak mengerti supaya tak terjebak akan peraturan yang tak Anda kenal nantinya.