Waspadai Dampak Buruk Kekurangan Kalsium

Kekurangan Kalsium

Memutuskan keperluan kalsium si kecil tercukupi dengan baik ialah hal yang penting. Sebab, kalsium ialah salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan si kecil.  Dampak kekurangan kalsium benar-benar bermacam-macam-macam, mulai dari gangguan pertumbuhan sampai peningkatan risiko terjadinya penyakit pada si kecil. Sebab itu, penting bagi ayah dan ibu memerhatikan asupan kalsium si kecil semenjak dini.

 

Fungsi kalsium dalam tubuh kembang si kecil dapat berjalan dengan mesti, apabila keperluan kalsium harian si kecil dapat terpenuhi dengan baik. Bila tidak terpenuhi, si kecil dapat mengalami:

 

Pertumbuhan yang tidak maksimal

Buah yang asupan kalsiumnya tidak tercukupi dengan baik akan mengalami pertumbuhan yang kurang maksimal, termasuk tinggi badannya. Buah yang kekurangan kalsium biasanya akan lebih pendek, apabila dibandingi dengan si kecil yang keperluan kalsiumnya terpenuhi dengan baik.

 

Menderita kelainan tulang

Kekurangan kalsium dan vitamin D pada si kecil dapat menyebabkan terjadinya rakitis. Penyakit ini ditandai dengan tekstur tulang yang lunak dan rapuh. Kecuali itu, pertumbuhan si kecil akan terhambat, serta dapat terjadi nyeri atau kelemahan otot.

 

Risiko osteoporosis di masa tua

Buah -si kecil yang keperluan kalsiumnya tidak tercukupi dengan baik lebih berisiko untuk mengalami patah tulang. Kemungkinan untuk mengalami osteoporosis di masa tua juga akan semakin besar. Yang perlu dipandang orang tua ialah keperluan kalsium pada si kecil berbeda dengan orang dewasa. Keperluan kalsium bertambah seiring dengan pertambahan umur. Pada si kecil umur 1-3 tahun, keperluan kalsiumnya sebanyak 700 mg per hari. Sementara pada umur 4-8 tahun, keperluan kalsium bertambah menjadi 1000 mg per hari. Lalu pada umur 9-18 tahun, meningkat lagi sampai 1300 mg per hari.

 

Untuk menghindari pengaruh buruk dari kekurangan kalsium pada si kecil, pastikan bahwa keperluan kalsium si kecil tercukupi dengan baik. Ini dapat dijalankan dengan sistem mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalsium, karena tubuh tidak dapat memproduksi kalsium sendiri. Makanan dan minuman yang mengandung kalsium terbilang bermacam-macam-macam. Melainkan, susu dapat menjadi opsi yang pas dalam pemenuhan keperluan kalsium pada si kecil. Sebab, kandungan kalsium dalam susu lebih gampang untuk diserap tubuh dibandingi dengan makanan dan minuman lainnya.

 

Untuk si kecil di atas umur 1 tahun, Anda dapat memberikan susu UHT full cream. Susu UHT ialah susu kemasan siap minum yang sudah diolah lewat progres pengolahan dengan temperatur tinggi. Susu macam ini dapat bertahan lebih lama, bahkan sampai 9 bulan dalam kemasan yang tertutup. Kecuali kalsium, susu UHT full cream mengandung bermacam-macam-macam vitamin dan zat nutrisi lain yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Kecuali dari susu, si kecil juga dapat mendapatkan kalsium dari makanan dan minuman lainnya, seperti keju, brokoli, kale, lobak hijau, pak coy, tempe, kacang polong, ikan salmon, yoghurt, jus jeruk, dan susu kedelai.

 

Memutuskan keperluan kalsium terpenuhi dengan baik semenjak masa kanak-kanak memang penting. Melainkan perlu diingat, Anda juga mesti mempertimbangkan keperluan vitamin D si kecil tercukupi, karena vitamin D berperan dalam progres perembesan kalsium dalam tubuh. Bila perlu, konsultasikan lebih lanjut pada dokter si kecil, guna menerima saran sistem terbaik untuk mencukupi keperluan kalsium si kecil.