Agar Uang Tidak Makin Habis, Lakukan Penghemat dengan Cara Berikut Ini Part 2

Penghemat

Sudahkah Anda hidup hemat hari ini? Hidup hemat mudah diungkapkan melainkan tak untuk dipraktikkan. Kalimat hidup hemat masih identik dimengerti dari sudut pandang berdaya upaya negatif seperti hidup irit, pelit dan tak menikmati hidup. Pemikiran negatif akan hidup hemat Sedangkan,  hidup hemat akan membikin hidup Anda menjadi lebih positif. Keuangan Anda menjadi lebih sehat. Banyak orang berharap hidup hemat dengan menekan pengeluaran bulanan, melainkan godaan selalu datang menghampiri sehingga tak jarang keluar biaya untuk sesuatu tak penting. Belanja atas dasar harapan bukan keperluan sering kali tanpa disadari terjadi pada diri kita.

 

Lalu, bagaimana cara hemat yang tak membikin sengsara? Bagaimana cara supaya Anda bisa menabung tanpa melupakan perhatian terhadap keperluan hidup yang lainnya? Bagaimana pula cara hidup hemat dan melawan godaan yang bisa menguras keadaan finansial Anda? Simak tips hemat uang dengan cara-cara simpel nan menyenangkan berikut ini:

 

  1. Hindari Hutang

 

Ciptakan keuangan sehat untuk diri Anda. Gunakan kartu kredit dengan optimal dan manfaatkan dengan arif. Ada banyak manfaat positif dari berbelanja dengan kartu kredit yang bisa membantu Anda untuk lebih hemat dan mengontrol pengeluaran Anda. Tetapi, ada pula sisi negatifnya, merupakan hutang yang menumpuk pengaruh pengaplikasian tak terkendali. Gunakan dan manfaatkan kartu kredit Anda dengan baik dan hindari hutang yang tak perlu.

 

  1. Membeli Barang Bekas

Hemat itu mudah. Anda bisa berhemat untuk membeli barang-barang bekas pakai daripada membeli barang baru dengan harga mahal. Harga barang bekas alias second jauh lebih murah dan relatif murah, soal mutu tergantung pada ketelitian calon pembeli dikala berbelanja. Dikala ini ada banyak barang bekas pakai yang kualitasnya baik dan yang secara khusus fungsi barang tersebut masih sama bagusnya. Berikut contoh barang-barang bekas yang sesuai untuk dipertimbangkan, merupakan kendaraan beroda empat, rumah, buku, furnitur, perkakas rumah, binatang peliharaan, alat musik dan lain sebagainya.

 

  1. Lawan Tidak Boros

Segala orang pasti memiliki kultur buruk, contohnya tak bisa mengontrol keuangan dan boros. Tidak buruk ini berdampak negatif pada keuangan Anda. Mulai hari ini, Anda mesti belajar untuk mengontrol kultur buruk tersebut dan menggantinya pelan dengan kultur positif. Contohnya mudah memang, melainkan Anda mesti berupaya untuk mencobanya. Coba pahami dan kenali diri sendiri apa saja kultur buruk yang membikin Anda boros ? Tarif, hobi nongkrong di resto, doyan belanja online untuk barang-barang yang tak perlu. Lalu, temukan cara hemat untuk mengurangi kultur buruk tersebut secara bertahap, seperti kurangi intensitas nongkrong di resto, kurangi belanja online untuk barang yang kurang berguna dan tak dibutuhkan. Ganti dengan kultur positif seperti membeli reksadana dan berinvestasi.

 

  1. Efisiensi Biasanya Transportasi

Jika, biaya transportasi menjadi salah satu pos pengeluaran tertinggi. Gunakan berharap hemat pertimbangkan opsi hemat biaya transportasi Anda. Gunakan transportasi biasa seperti bus Trans Jakarta, Metromini atau gojek motor daripada Anda berkendara ke kantor. Gunakan jarak daerah tinggal dan daerah berprofesi atau sekolah dekat, upayakan untuk berjalan kaki. Ya, jalan kaki sehat untuk tubuh Anda dan kantong Anda. Intinya, Anda mesti bisa memanfaatkan seluruh opsi transportasi murah supaya hidup hemat Anda berjalan dengan baik.

 

  1. Lakukan Perbandingan

Peroleh perbandingan sebelum membeli sesuatu merupakan salah satu cara tepat sasaran untuk berhemat. Mulailah dari kini untuk tak terburu-buru dalam berbelanja, selalu bandingkan harga dan mutu barang yang berharap dibeli. Cerdaslah dalam berbelanja, jikalau Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah untuk barang yang sama, mengapa tak.

 

  1. Supaya Dukungan

 

Bicarakan hidup hemat Anda berjalan lancar, temukan dukungan dari member keluarga, sahabat atau pasangan Anda. Tujuannya, supaya Anda lebih termotivasi dan terkendali dalam upaya menghemat pengeluaran. Berdiskusi dengan baik dengan orang terdekat Anda perihal upaya Anda untuk berhemat, jelaskan tujuan dan motivasi Anda berhemat dengan baik untuk diri Anda dan keluarga Anda. Dukungan positif yang Anda temukan untuk menjalani gaya hidup hemat bisa memudahkan Anda untuk mengontrol pengeluaran yang tak perlu. Sebagai contoh, seorang ibu rumah tangga yang sedang melaksanakan praktik hidup hemat, sebaiknya meminta dukungan keluarganya. Kompetisi dengan pasangan Anda dan si kecil-si kecil perihal tujuan keuangan akan membantu Anda berhasil menciptakan hidup hemat dan meraih tujuan keuangan yang Anda impikan.

 

  1. Jaga Kesehatan

Pepatah bilang lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik sehat daripada sakit, sakit itu mahal biayanya. Oleh sebab itu, mulai hari ini, Anda mesti menjaga kesehatan. Caranya dengan menjaga makan, perbanyak minum air putih, dan makan buah dan sayur-sayuran, kurangi jajanan tak sehat, seimbangkan dengan olahraga secara teratur. Jangan lupa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Anda juga mesti tidur cukup, dan menghindari stress supaya kesehatan terjaga dengan baik.

 

  1. Hindari Alternatif Gaya Hidup

Berhenti persaingan gaya hidup sehat dengan cara menghindari persaingan gaya hidup yang hanya membikin Anda kian boros. Berfokuslah pada gaya hidup hemat, sehat dan sejahtera. Jadilah diri sendiri dan tak perlu mencontoh orang lain, terapkan gaya hidup simpel melainkan sejahtera, daripada bergaya melainkan banyak hutang.  Tidak bersikap boros dan gengsi. Hindari membeli di luar kecakapan Anda. Gaya hidup hemat dikala berbelanja juga perlu diaplikasikan. Belilah produk yang memang anda butuhkan atau Anda cakap membelinya. Jangan terpengaruh dengan iklan, apalagi hingga berutang mengaplikasikan kartu kredit.

 

Berhemat itu betul-betul mudah dikerjakan, kuncinya merupakan hemat dari hal-hal kecil, dan mulailah hari ini. Contohnya perlu terlalu dipikirkan dikala Anda hidup hemat, upayakan untuk berpusat pada hal baik dan berpusat untuk berbelanja sesuai keperluan, dan mengelola keuangan dengan baik.