Cara alami untuk menunda kehamilan Anda

menunda kehamilan

Hasrat tiap pasangan suami istri setelah menikah merupakan mempunyai anak. Absensi anak memang menjadi kerinduan dan kebahagiaan yang paling dinantikan para orang tua. Namun tak sedikit juga pasangan suami istri yang berharap menunda kehamilan dengan bermacam-macam-jenis alasan, yang tentunya atas kans bersama. Bisa juga berharap menunda kehamilan sebab merasa sudah mempunyai anak dengan jumlah yang dirasa cukup. Ketidaksiapan mempunyai momongan atau menambah momongan lagi mengharuskan pasangan suami-istri hasilnya menunda kehamilan. Ada bermacam-macam-jenis sistem yang dapat ditempuh sebagai langkah menunda kehamilan atau mencegah terjadinya kehamilan meskipun tetap terkait intim.

 

Cara yang paling banyak dipilih pasangan suami istri untuk menunda kehamilan merupakan dengan KB memakai alat kontrasepsi. Cara ini memang diukur paling ampuh mencegah kehamilan terjadi. Beraneka jenis alat kontrasepsi dapat menjadi opsi layak keperluan atau harapan suami dan istri. Namun banyak juga pasangan suami istri yang tak memilih memakai alat kontrasepsi sebagai sistem menunda kehamilan dengan alasan tertentu. Kebanyakan mereka lebih memilih sistem alami lainnya sebagai sistem untuk menunda kehamilan tanpa perlu KB yang kadang kala memberikan efek samping yang tak diharapkan. Berikut 4 sistem alami yang dapat Anda tempuh untuk menunda kehamilan

 

  1. Cara perhitungan kalender

Cara alami pertama yang paling mudah dijalankan untuk menunda kehamilan merupakan dengan memakai perhitungan kalender, menghitung siklus menstruasi sehingga Anda akan lebih mudah mengetahui atau menghitung perkiraan masa subur atau kapan masa ovulasi. Caranya dengan menghitung awal dan akhir masa menstruasi Anda. Nah kalau Anda sudah mengetahui masa subur, karenanya jangan melakukan relasi intim dimasa subur hal yang demikian. Jadi besar kemungkinan Anda tak akan hamil.

 

  1. Ejakulasi diluar Miss V

Ejakulasi diluar Miss V sama dengan mengeluarkan penis sebelum ejakulasi terjadi sehingga air mani ( air mani) keluar diluar Miss V. Cara ini benar-benar meminimalisir terjadinya kehamilan sebab terjadinya pembuahan juga benar-benar minim. Pada sistem ini, kerja sama suamilah yang paling berimbas dan berperan. Suami sebaiknya mesti melihat kapan ejakulasi terjadi agar air mani tak terlanjur keluar dalam Miss V istri. Cara ini memang sedikit membuat suami kurang nyaman, bagaimana tak disaat sudah klimaksnya, suami mesti menarik penis dan mengeluarkan spermanya diluar Miss V.

 

  1. Jongkok setelah terkait intim

 

Cara ini dapat Anda terapkan sebagai sistem pencegahan terjadinya kehamilan. Usai terkait intim dengan suami, istri dapat seketika ke kamar mandi dan jongkok untuk beberapa dikala. Ambil posisi menjongkok sambil mengejan dapat membuat cairan air mani yang tadinya masuk ke Miss V dapat keluar kembali. Cara ini mencegah air mani masuk ke indung telor dimana dapat terjadi kehamilan.

 

  1. Makan makanan dan minum minuman khusus pencegah kehamilan

Beberapa makanan seperti nanas muda, pepaya muda, Kelengkeng diandalkan dapat menunda kehamilan terjadi. Ketiga buah ini bersifat membuat perut wanita menjadi panas. Meskipun minum jamu khusus menstruasi sebelum terkait intim kemungkinan juga memperkecil kehamilan terjadi. Beberapa ramuan tradisional dengan bahan alami seperti air asam jawa, perasan air kunyit yang dicampurkan dengan air dan garam yang diminum dua kali sehari sebelum terkait intim diandalkan dapat mencegah kehamilan.