Daftar Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Part 2

Daftar Tempat Wisata di Indonesia

Telah sejauh apa Anda menjelajah Indonesia? Anda lebih menyukai tamasya ke luar negeri atau berkeliling negeri sendiri? Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia bagai hamparan permadani dengan keindahan alam yang luar awam. Mulai dari kekayaan alam bawah laut sampai gugusan pegunungan, Indonesia ialah juaranya. Anda menyukai pantai? Indonesia memiliki deretan pantai yang tak akan habis Anda jelajahi. Anda menyukai gunung? Indonesia memiliki daftar pegunungan yang menunggu untuk lantas Anda daki.

 

Tidak cuma kekayaan alamnya yang melimpah, kebudayaan di Indonesia malahan benar-benar beragam. Setiap-tiap tempat memiliki adat istiadat khas yang menjadikan negeri ini kian berwarna. Masih meragukan kekayaan negeri sendiri? Berikut rangkuman 10 tempat tamasya di Indonesia yang wajib Anda kunjungi:

 

  1. Taman Laut Bunaken

 

Taman Laut Bunaken menjadi salah satu tempat tamasya di Indonesia yang lagi-lagi dikuasai UNESCO sebagai website warisan dunia, tepatnya pada tahun 2005. Kecuali ini dikarenakan kekayaan dan keragaman biota lautnya yang luar awam mulai dari terumbu karang, rumput laut sampai spesies ikan yang ada.

 

Tempat tamasya ini memiliki lebih dari 30 titik menyelam yang menjadi favorit banyak penyelam dalam negeri ataupun mancanegara. Kecuali menyelam dan bersentuhan lantas dengan ikan-ikan di sini, Anda juga dapat menyelam bersama kapal selam yang telah disediakan. Kapal ini memiliki dinding kaca transparan untuk memudahkan Anda memandang panorama bawah laut Taman Laut Bunaken tanpa terkena air dan berair. Hmm, menarik!

 

  1. Puncak Jayawijaya

 

Puncak Jayawijaya atau yang awam disebut dengan Puncak Carstensz ialah satu-satunya puncak gunung di Indonesia yang memiliki salju kekal. Puncak ini menjulang setinggi lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Meski lebih membanggakan lagi ialah Gunung Jayawijaya masuk ke dalam daftar Seven Summits atau tujuh gunung dengan puncak tertinggi di dunia.

 

Puncak Jayawijaya ini pertama kali ditaklukan oleh seorang penjelajah asal Belanda bernama Hendrik Albert Lorentz pada tahun 1909. Lorentz sukses mendaki puncak bersalju ini bersama enam orang suku Dayak Kenyah yang direkrutnya di Kalimantan. Kalau pendakian yang sukses ini, mulai banyak pendaki yang meniru jejak Lorentz untuk menaklukan Puncak Jayawijaya. Hmm, apakah Anda pendaki berikutnya yang sukses menaklukan Puncak Carstensz?

 

  1. Tana Toraja

 

Tana Toraja memiliki keindahan alam yang luar awam mulai dari deretan pegunungan dan hijau perbukitannya. Kecuali kaya akan alamnya, tempat tamasya d Indonesia ini juga kaya akan adat istiadat leluhur yang masih dijaga sampai ketika ini. Di sini, ada banyak adat istiadat kuno yang masih dipertahankan, salah satunya ialah Rambu Solo’.

 

Rambu Solo’ ialah upacara pemakaman di Tana Toraja. Apa menariknya upacara pemakaman? Eits, upacara pemakaman adat Tana Toraja ini tak dapat Anda lewatkan seperti itu saja. Rambu Solo’ ialah satu-satunya upacara pemakan termahal di Indonesia dan mungkin juga di dunia. Upacara ini dikerjakan selama berhari-hari dengan tarif yang tak sedikit. Salah satu ritual yang dikerjakan ialah sembelih kerbau. Kerbau ini tak cukup cuma satu. Tempat tinggi kasta orang yang meninggal, karenanya kian banyak kerbau yang dikorbankan.

 

Orang-orang Tana Toraja percaya bahwa selama belum dimakamkan, orang yang meninggal ialah orang yang sedang sakit. Tubuhnya sengaja disuntik formalin agar tak membusuk selama menunggu keluarga dapat menyelenggarakan Rambu Solo’. Orang yang meninggal dianggap cuma sedang dalam keadaan sakit saja. Keluarga tetap memperlakukannya seperti orang yang masih hidup, mengajaknya berdialog dan berkelakar. Kalau telah dikerjakan Rambu Solo’, barulah keluarga percaya orang hal yang demikian telah meninggal.

 

Kalau Rambu Solo’ kurang menantang bagi Anda, cobalah mengunjungi Londa atau makan gantung ala Tana Toraja. Di sini, Anda dapat menemukan banyak peti mati yang digantungkan dalam gua di tebing terjal. Berani berkunjung?

 

  1. Candi Borobudur

 

Candi Borobudur ialah rumit candi Buddha terbesar di dunia. Tempat tamasya di Indonesia ini dikuasai UNESCO sebagai salah satu website warisan dunia pada tahun 1991. Candi Borobudur sempat terkubur abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, sampai kemudian ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles di tahun 1814.

 

Tempat tamasya di Indonesia ini diperkirakan dibangun pada tahun 824. Bangunannya tersusun dari balok vulkanik dan menyusun 504 arca Buddha, 72 stupa dan sebuah stupa induk pas di puncak candi. Mitosnya, sekiranya Anda memasukkan tangan ke lubang stupa dan sukses meraba arca yang ada di dalamnya, karenanya harapan Anda akan terkabul. Di sini, Anda juga dapat membeli beragam suvenir mulai dari t-shirt, gantungan kunci, kipas sampai miniatur Candi Borobudur.

 

Pada perayaan Waisak, Candi Borobudur menjadi pusat berkumpulnya banyak umat Buddha dari beragam belahan dunia seperti Tibet dan Thailand. Ritual ini menjadi salah satu daya tarik tamasya di sini. Meski paling diminati pelancong ialah acara puncak berupa pelepasan lampion ke langit. Lampion-lampion hal yang demikian akan dilepaskan bersama dengan doa dan harapan untuk satu tahun ke depan.

 

  1. Taman Mini Indonesia Cantik

 

Kalau umumnya Anda dapat mengunjungi sebuah museum untuk lebih mengenal kebudayaan suatu tempat, kali ini Anda dapat mengunjungi Taman Mini Indonesia Cantik sebagai sebuah museum raksasa untuk mengenal kebudayaan Indonesia. Cantik dengan namanya, tempat tamasya di Indonesia yang diprakarsai oleh Tien Soeharto ini menjadi tempat untuk memandang kebudayaan Indonesia dalam versi mini.

 

Di wilayah tempat tamasya di Indonesia ini terdapat sebuah danau dengan pulau buatan yang menyerupai pulau-pulau di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Anda dapat berkeliling danau ini dengan memakai perahu angsa yang telah disediakan.

 

Taman Mini Indonesia Cantik juga memiliki anjungan tempat dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Setiap-tiap anjungan tempat berbentuk rumah adat dan di dalamnya terdapat baju tradisional, kelengkapan rumah tangga sehari-hari dan senjata tradisional. Ada juga kafetaria di tiap anjungan yang menyajikan masakan khas tempat masing-masing.

 

Kecuali miniatur kepulauan Indonesia dan anjungan tempat, Taman Mini Indonesia Cantik juga masih memiliki banyak museum dan wahana rekreasi untuk keluarga. Tempat tamasya di Indonesia ini dapat menjadi alternatif yang pas bagi Anda yang ingin mengenalkan Indonesia pada si kecil-si kecil dengan sistem yang menyenangkan.