Kandungan dan Manfaat Rumput Laut

Manfaat Rumput Laut

Manfaat rumput laut sudah populer semenjak zaman dahulu kala. Sejak 300 tahun sebelum Masehi, rumput laut sudah dikonsumsi di Asia timur sebagai lauk sehari-hari, dan untuk mengobati penyakit. Sementara, kebudayaan Romawi memanfaatkan rumput laut untuk mengobati luka, luka bakar, dan ruam kulit.

 

Rumput laut adalah komponen dari keluarga ganggang multi sel yang meliputi ganggang hijau, ganggang merah, serta ganggang cokelat. Selama berabad-abad, rumput laut menjadi primadona untuk bahan obat-obatan, industri, dan makanan sebab kandungan gizinya. Sampai kini, memang uji klinis untuk rekomendasi terapi menerapkan rumput laut masih sedikit, tetapi manfaat rumput laut sudah dipercaya oleh masyarakat, terutamanya sebagai sumber nutrisi penting yang bagus untuk kesehatan.

 

Rumput laut rendah kalori dan serat, tetapi mengandung berjenis-jenis nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin dan mineral termasuk magnesium, mangan, yodium, kalium, sodium, kalsium, folat, zat besi, dan tembaga, dalam jumlah yang cukup tinggi. Rumput laut juga mengandung vitamin A, C, E, K, fosfor, dan kolin padahal dalam jumlah sedikit. Selain itu, rumput laut juga kaya akan antioksidan yang membikin rumput laut mempunyai berjenis-jenis manfaat kesehatan. Apa malah jenisnya, berikut manfaat rumput laut yang dapat Anda peroleh dikala mengonsumsinya:

 

Meningkatkan fungsi tiroid

Tiroid rumput laut punya peranan penting bagi sistem metabolisme tubuh. Untuk menjalankan fungsinya, kelenjar tiroid butuh asupan yodium yang dapat didapat dengan mengkonsumsi rumput laut atau garam beryodium. Kekurangan yodium dapat menyebabkan hipotiroid.

 

Meningkatkan kesehatan jantung

Rumput laut adalah sumber serat larut air yang bagus, dan mengandung asam lemak omega-3 serta antioksidan yang berguna untuk kesehatan jantung. Beberapa penelitian menonjolkan bahwa kandungan nutrisi dalam rumput laut terlihat sanggup menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total, serta mencegah pembekuan darah. Melainkan penelitian klinis lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat bukti hal yang demikian.

 

Menstabilkan gula darah

Penelitian menonjolkan bahwa pola makan tinggi serat, yang dapat didapat dari sayur, buah, dan rumput laut, dapat menolong membetulkan kadar gula darah. Senyawa fucoxantin dan alginat dalam rumput laut diyakini dapat mengurangi resistensi insulin dan menstabilkan kadar gula darah, serta mencegah diabetes jenis 2.

 

Menolong menurunkan berat badan

Kandungan serat dan fucoidan rumput laut, sejenis sulfat polisakarida yang terdapat dalam rumput laut dikenal dapat meningkatkan pemecahan lemak serta mencegah penyusunan lemak. Rumput laut juga diyakini dapat mengatur hormon leptin, mengurangi rasa lapar, serta membikin tubuh merasa kenyang lebih lama.

 

Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Sejumlah penelitian di laboratorium menonjolkan bahwa senyawa antioksidan rumput laut dan anti-alergenik dalam rumput laut mempunyai kesanggupan untuk melawan berjenis-jenis virus, seperti herpes dan HIV, dengan menghalanginya masuk ke dalam sel tubuh. Melainkan demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menandakan efeknya pada manusia.

 

Meningkatkan kesehatan usus

Kandungan serat dalam rumput laut dapat menolong mencegah ambeien dan memutuskan pencernaan berjalan lancar. Rumput laut juga mengandung prebiotik yang menguntungkan untuk usus dan mengurangi risiko infeksi kuman tertentu yang berbahaya.

 

Menurunkan risiko kanker tertentu

Beberapa penelitian menonjolkan bahwa manfaat rumput laut yang rutin dikonsumsi dapat menurunkan risiko kanker payudara. Serat larut yang ditemukan dalam rumput laut juga dipercaya dapat menolong menekan perkembangan kanker usus besar. Melainkan, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk menandakan hal ini.

 

Rumput laut juga dikenal memberikan perlindungan untuk melawan beberapa penyakit, seperti sindrom metabolik, kerusakan kulit, hingga penyakit radang sendi.

 

Meski bagus untuk kesehatan, sebaiknya jangan terlalu banyak juga mengkonsumsi rumput laut yang kaya yodium ini. Kelebihan yodium dapat mendatangkan kondisi sulit kesehatan berupa risiko perdarahan, gangguan tiroid, dan kondisi sulit ginjal. Rumput laut juga mengandung zat logam, seperti merkuri, timbal, dan cadmium, yang dapat berbahaya bagi tubuh. Karena itu, direkomendasikan untuk mengatur asupan rumput laut sebanyak 4 gram per hari.

Related posts