Lokasi Tempat Wisata di Banjarmasin yang Wajib Dikunjungi Part 2

Banjarmasin

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata Banjarmasin? Apabila jawabannya adalah pasar terapung, karenanya Anda tidak salah. Selama ini Banjarmasin diketahui dengan pasar tradisionalnya yang berada di atas air. Wajar saja, kota yang mempunyai julukan ‘Kota Seribu Sungai’ ini memang dilewati oleh banyak sungai besar dan kecil seperti Sungai Barito dan Sungai Martapura. Hal ini mewujudkan sungai sebagai salah satu komponen lebih-lebih bagi kehidupan warga Banjarmasin.

 

Apakah Banjarmasin hanya tentang sungai dan pasar terapungnya? Tentu saja tidak. Kota ini mempunyai banyak tempat liburan yang menarik untuk dikunjungi. Ini dia ikhtisar 10 tempat liburan di Banjarmasin yang dapat Anda simak sebelum berkunjung ke Banjarmasin ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan:

 

  1. Mesjid Sultan Suriansyah

 

Mesjid ini disebut juga dengan Mesjid Kuin sebab lokasinya yang berada di Kelurahan Kuin Utara Banjarmasin. Dibangun antara tahun 1526 – 1550, masjid ini menjadi masjid tertua d Banjarmasin. Seperti bangunan khas Banjarmasin lainnya, Mesjid Sultan Suriansyah berbentuk rumah pentas dengan ukiran khas Kalimantan Selatan dan atap tumpang. Beberapa komponen dari masjid kelihatan mirip dengan Mesjid Agung Demak lebih-lebih di komponen atapnya yang berundak dan mengerucut ke atas. Hal ini dimungkinkan sebab relasi kedua kesultanan pada zaman dahulu. Yang unik dari masjid ini adalah mihrab atau tempat imam salat mempunyai atap sendiri yang terpisah dari atap bangunan utama.

 

  1. Mesjid Sabilal Muhtadin

 

Mesjid Sabilal Muhtadin disebut sebagai masjid terbesar di Banjarmasin. Mesjid dengan lima buah menara ini cakap menampung sebanyak 15.000 orang jamaah. Namanya diambil dari nama kitab yang ditulis oleh Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjary yang adalah ulama besar di Kalimantan Selatan. Mesjid yang dibangun pada tahun 1981 ini menjadi salah satu tempat liburan religi yang banyak dikunjungi pelancong baik dari dalam maupun dari luar kota. Mesjid Sabilal Muhtadin berada di tepi barat Sungai Martapura, tepatnya di Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin Tengah.

 

  1. Pasar Intan Martapura

 

Pasar intan ini berada di Jalan Ahmad Yani, Martapura, atau sekitar 45 km dari pusat kota Banjarmasin. Pasar ini menjadi tempat liburan yang tepat bagi penggemar batu permata. Martapura diketahui sebagai kota dengan hasil tambang batu permata terbesar di Indonesia. Batu permata di sini mempunyai kualitas yang baik. Di pasar ini, terdapat sekitar 87 toko batu permata. Kecuali membelinya dalam format batuan, Anda juga dapat membeli batu permata yang sudah diolah menjadi beragam format seperti kalung, gelang, cincin dan juga bros. pengunjung pasar ini bukan hanya pelancong dalam negeri, banyak pelancong dari Malaysia, Brunei dan Singapura yang datang ke sini.

 

  1. Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

 

Apabila berharap merasakan masakan khas Banjarmasin di satu tempat, Anda dapat datang ke pusat masakan Banjarmasin yang berada di Jalan Pos yang mengaitkan antara Jalan Sudirman dan Jalan Hasanudin. Di jalan sepanjang 300 meter ini, terdapat sekitar 52 toko makanan yang menjual aneka masakan khas Banjarmasin seperti laksa, nasi kuning, soto Banjar dan lupis. Kecuali itu, ada nasi goreng sebagai hidangan nasional dan juga masakan dari tempat lain seperti masakan Padang dan Palembang.

 

  1. Kampung Sasirangan

 

Apabila di Cirebon ada Batik Trusmi sebagai pusat oleh-oleh, di Banjarmasin sini ada yang namanya Kampung Sasirangan. Di sini, Anda dapat menemukan batik sasirangan yang adalah batik khas Banjarmasin. Tempat liburan belanja ini ada di Jalan Seberang Mesjid, Kampung Melayu. Kecuali membeli, Anda juga dapat memperhatikan pelaksanaan pembuatannya di sini. Batik sasirangan ini mempunyai ciri berwarna cerah. Anda dapat membeli yang masih berbentuk kain atau yang sudah jadi seperti pakaian, selendang, sprei dan taplak meja. Ada juga beragam aksesoris yang diciptakan dari kain batik ini mulai dari tas, dompet hingga sapu tangan.