Indikasi Konsultasi Program Hamil

Program Hamil

Konsultasi program hamil yakni prosedur pemeriksaan yang dilaksanakan sebelum pasien menjalani masa kehamilan. Prosedur ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal-hal yang dapat memengaruhi kemampuan pasien untuk hamil dan menjalani masa kehamilan, serta meningkatkan kans bayi lahir sehat.

 

Konsultasi program hamil yakni salah satu langkah awal yang dapat dilaksanakan oleh pasangan yang berencana untuk menjalani proses kehamilan. Tahap konsultasi program hamil lazimnya meliputi diskusi dan pemeriksaan kesehatan, yang bertujuan untuk mendeteksi berjenis-jenis unsur risiko yang dapat membahayakan situasi ibu dan bayi dalam kandungan ketika menjalani masa kehamilan nantinya. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pasien atau pasangan sebelum mengerjakan konsultasi program hamil, antara lain:

 

Riwayat kesehatan secara keseluruhan. Sebagai langkah awal konsultasi program hamil, dokter lazimnya akan memeriksa riwayat kesehatan pasien secara keseluruhan. Bawalah semua hasil pemeriksaan yang pernah dilaksanakan, termasuk catatan vaksinasi, hasil percobaan laboratorium, foto Rontgen, dan hasil pemeriksaan pensupport lainnya, seperti CT scan atau MRI.

 

Ragam obat atau produk yang sedang atau pernah dikonsumsi. Pasien sebaiknya membawa dan menunjukkan ragam obat, termasuk vitamin dan suplemen, yang sedang dikonsumsi. Beberapa ragam obat mungkin dapat menghambat proses kehamilan atau menyebabkan cacat lahir pada bayi.

 

Daftar pertanyaan. Sebelum menjalani konsultasi program hamil, pasien dan pasangan sebaiknya membuat daftar pertanyaan mengenai berjenis-jenis hal tentang program kehamilan. Urutkan pertanyaan mulai dari yang terutamanya

 

Setelah pasangan menjalani diskusi dan berjenis-jenis ragam pemeriksaan medis, dokter kandungan atau bidan akan mengerjakan analitik  kepada hasil pemeriksaan jasmani, hasil percobaan laboratorium, dan hasil pemeriksaan lain yang telah dilaksanakan. Dari hasil hal yang demikian, dokter dapat mengetahui beberapa hal, yakni:

 

  • Keadaan pasangan yang menjalani konsultasi program hamil. Melewati konsultasi dan pemeriksaan, dokter dapat menentukan situasi kesehatan dan tingkat kesuburan, bagus dari sisi pria ataupun wanita, serta kelainan yang mungkin dialami.

 

  • Tindakan pengobatan. Bila pasien menderita kelainan atau penyakit tertentu yang dapat menghambat proses kehamilan atau meningkatkan risiko komplikasi ketika pasien mulai menjelang masa kehamilan, maka dokter mungkin akan mengerjakan tindakan pengobatan supaya pasien dapat menjalani masa kehamilan yang sehat.

 

  • Memutuskan program hamil. pasien atau pasangan yang belum memiliki keturunan selama kurang lebih 2 tahun dan telah menjalani berjenis-jenis terapi untuk meningkatkan kesuburan, tapi tak memberikan hasil, dokter dapat memberikan pilihan program bayi tabung guna meningkatkan kans pasien untuk hamil.