Prosedur Pelaksanaan Operasi Prostat

Operasi Prostat

Operasi prostat atau prostatektomi yakni prosedur bedah untuk mengangkat sebagian atau semua kelenjar prostat, yakni kelenjar yang dimiliki oleh laki-laki. Kadang-kadang juga dilakukan pengangkatan jaringan lain di sekitar kelenjar prostat. Kelenjar ini berlokasi di bawah kandung kemih pria, dan berfungsi untuk memproduksi air mani.

 

Operasi prostat umumnya dilakukan dalam situasi pasien tak sadar akibat akibat anestesi awam (bius total). Pada sebagian kasus, pasien hanya diberikan anestesi setengah badan sehingga konsisten sadar selama operasi berlangsung, tetapi tak merasakan apa-apa. Pasien juga akan dipasang kateter air seni untuk mengalirkan air seni dari kandung kemih tanpa lewat saluran kencing, selama operasi.

 

Pasien yang menjalani prostatektomi terbuka akan dimulai dengan membuat irisan kulit, baik di bagian depan prostat (retropubik) ataupun di bagian belakang prostat (perineal). Irisan kulit pada prostatektomi terbuka retropubik dibuat dari bawah pusar hingga mendekati tulang genitalia. Sedangkan irisan kulit pada prostatektomi terbuka perineal dibuat dari dekat anus hingga mencapai daerah dekat skrotum. Sesudah irisan kulit dibuka, dokter urologi akan mengangkat kelenjar prostat pasien. Jikalau dibutuhkan, beserta jaringan di sekitarnya, seperti kelenjar getah jernih. Sesudah pengangkatan kelenjar prostat selesai, irisan kulit ditutup kembali mengaplikasikan jahitan.

 

Sedangkan prostatektomi laparoskopik dilakukan dengan mengaplikasikan irisan sebesar lubang kunci, tetapi berjumlah lebih dari satu. Irisan kulit pada prostatektomi laparoskopik dibuat di daerah perut untuk memasukkan alat bedah khusus (laparoskop) ke bagian dekat prostat dengan bantuan kamera di ujung laparoskop. Pada ketika laparoskop mencapai kelenjar prostat, dokter kemudian memotong dan mengangkat kelenjar prostat mengaplikasikan laparoskop hal yang demikian. Pada rumah sakit yang sudah mengaplikasikan teknologi lebih canggih, prostatektomi laparoskopik dapat dibantu dengan teknologi robot untuk mempermudah pengangkatan kelenjar prostat.

 

Untuk mengurangi penyumbatan pada saluran kencing, lebih-lebih bagi pasien yang mengalami pembesaran prostat (BPH), dapat menjalani operasi prostat tanpa lewat sayatan di dinding perut, tetapi lewat lubang kencing dan saluran kencing. Operasi prostat hal yang demikian antara lain:

 

Operasi prostat dengan Prosedur ini bertujuan untuk memotong kelenjar prostat yang mengalami pembesaran dengan mengaplikasikan laser. Dikala laser berupa selang panjang akan dimasukkan lewat lubang kencing hingga mencapai kelenjar prostat. Daerah sudah mencapai area kelenjar prostat, laser kemudian diaktifkan untuk memotong kelenjar prostat. Jaringan prostat yang terpotong akan dikeluarkan lewat air seni.

  • TURP. Transurethral Resection of The Prostate (TURP) dilakukan dengan mengaplikasikan benang steril khusus.

 

  • TUIP. TUIP atau Transurethral Incision of The Prostate dilakukan dengan mengaplikasikan alat bedah khusus yang memotong kelenjar prostat menjadi sebagian bagian di lokasi penyempitan saluran air seni.

 

Pasien yang menjalani operasi prostat dengan sayatan di kulit, akan dijahit kembali untuk menutup luka sayatan.  jahitan kemudian ditutupi perban steril untuk menghindari infeksi, dan kateter akan konsisten terpasang untuk mengalirkan air seni selama masa pemulihan.

Related posts