Tekstur Feses Beserta Artinya

Tekstur Feses

Semua zat yang tak dibutuhkan tubuh akan dikeluarkan saat membuang air kecil ataupun membuang air besar, dalam format air kencing dan feses atau tinja. Melewati pengamatan terhadap feses, Anda dapat mendapat ilustrasi mengenai situasi kesehatan tubuh, lebih-lebih saluran pencernaan.

 

Untuk mengetahui apakah tubuh mempunyai dilema, salah satu caranya yakni dengan mengecek warna dan tekstur feses. Pemeriksaan feses dapat dilaksanakan di rumah sakit atau lab dilaksanakan untuk mengetahui apakah ada gangguan pada saluran pencernaan Anda.

 

Kecuali mengamati warna feses, Anda juga dapat mengetahui situasi kesehatan tubuh dari tekstur feses. Berikut beberapa tipe tekstur feses beserta artinya:

 

Ragam 1

Feses tipe 1 umumnya berbentuk bongkahan kecil padat dan terpisah seperti kacang. Ragam feses ini menjadi petunjuk Anda sedang mengalami wasir.

Ragam 2

Format feses nampak seperti sosis yang lebih panjang dan padat. Ini menandakan Anda sedang mengalami wasir ringan.

Ragam 3

Format feses nampak seperti sosis dan terdapat retakan di permukaan. Format feses seperti inilah yang dianggap normal dan menunjukkan situasi tubuh sedang sehat.

Ragam 4

Tampilan feses seperti sosis tetapi lebih lembut dan mengular. Ragam feses ini juga menandakan tubuh sedang dalam situasi sehat.

Ragam 5

Format feses seperti gumpalan lunak dengan tepi bening. Ini menandakan bahwa tubuh Anda kekurangan asupan serat.

Ragam 6

Ragam feses ini mempunyai format yang lembek dan tak beraturan. Ini menunjukkan bahwa Anda terkena diare ringan.

Ragam 7

Tampilan feses cenderung cair tanpa potongan padat. Ini berarti Anda terkena diare berat.

Perubahan tekstur feses dari yang mulanya normal menjadi cair atau terlalu keras dan tak membaik setelah beberapa hari yakni situasi yang perlu diwaspadai. Seperti juga dengan perubahan warna feses dari yang semulanya coklat atau kuning menjadi putih, kehitaman, atau merah segar (BAB berdarah) yakni situasi medis yang perlu langsung mendapat pemeriksaan dan penanganan medis oleh dokter.

 

Kecuali mengamati warna dan tekstur feses, Anda juga dapat mengetahui situasi kesehatan tubuh lewat analitik  feses di lab jikalau disarankan dokter. Tes ini dapat mengindentifikasi apakah Anda mempunyai penyakit pada saluran pencernaan dan mengamati adakah parasit, bakteri, atau jamur di dalam saluran cerna.

 

Untuk menjaga agar feses Anda keluar dengan situasi normal, perbanyak konsumsi makanan berserat dan cairan. Kecuali itu, rutin melakukan olahraga dapat meningkatkan pergerakan saluran pencernaan, sehingga Anda terhindar dari konstipasi.

Related posts