Review Subaru XV 2014

Subaru XV 2014

Meskipun dioptimalkan dari Impreza, cuma sedikit identitas Impreza yang tertinggal dikala kita berhadapan dengan tampilan depan XV, seperti headlamp dan gril hexagonalnya. Sisanya telah dirancang ulang oleh engineer Subaru demi menghadirkan tampilan yang sporty dan tangguh layaknya crossover sejati. Bumper depan dilengkapi material berwarna hitam yang menyerupai karet untuk memberi proteksi sekalian memperkuat kesan gagahnya.

 

Berlanjut ke bodi samping, kita akan segera menyadari bahwa XV ialah Impreza hatchback yang ditinggikan untuk menambah tenaga jelajahnya. Pada wheel arches dan side skirt, kita juga menemukan moulding hitam yang bahannya sama dengan yang kita peroleh di bumper depan. Fungsinya, tak lain untuk melindungi bodi kendaraan beroda empat dari goresan kerikil dari jalanan.

 

Di komponen belakang, kita menerima under body protector yang dicat sewarna bodi, dan di kiri dan kanannya masih ada material plastik hitam yang berasal dari samping kendaraan beroda empat. Lampu belakangnya cenderung sederhana dan mengotak, dan identitas crossover kian kuat dengan hadirnya roof rail.

 

XV menerapkan pelek berukuran 17 inci dengan sentuhan two tone yang sungguh-sungguh indah, dengan ban Continental MC5 berukuran 225/55 untuk mengantarnya. Dengan ground clearance 220 mm, XV lebih tinggi daripada crossover Jepang lainnya yang tak menempuh 200 mm, bahkan lebih tinggi daripada Land Rover Freelander yang cuma 210 mm.

 

Di sudut bumper belakang, kita akan menemukan sensor parkir yang menolong kita dikala memarkirkan kendaraan.

 

Masih kurang puas dengan sensor parkir? Tak problem, sebab XV juga dilengkapi kamera parkir. Biasanya kendaraan beroda empat sekelasnya cuma menawarkan salah satu diantara sensor atau kamera parkir, sementara XV menawarkan keduanya. Terbayang alangkah mudahnya memantau kondisi sekitar dikala memarkirkan XV.

 

Pada pintu bagasi, akan terbaca emblem Symmetrical AWD di pojok kiri bawah. Ini akan memberi kita daya pikir alangkah mudahnya melintasi bermacam medan dengan XV, sekalian membuatnya berbeda dengan crossover lain di pasaran.

 

Overall, XV telah berhasil meyakinkan siapa saja yang melihatnya jika dia ialah crossover yang tangguh dan sporty. Ini berkat penggunaan dialek hitam pada bodi yang membuatnya lebih gahar dan styling dari Impreza hatchback yang sporty.

 

Ketika pertama kali menjelang kabin, kita akan terkejut dengan penampilan interiornya. Interiornya tak demikian itu spesial untuk segmentasi dan banderol harga kendaraan beroda empat ini. Tiap tuas dan tombol XV didesain untuk mengutamakan fungsionalitas. Bukan hal yang buruk memang, tetapi kami berkeinginan interiornya tampil lebih atraktif agar setara dengan tampilan luarnya yang telah berkarakter.

 

Tetapi, ada isu bergembira untuk kita semua. Dibalik desain interior yang standar, Subaru menerapkan material yang sungguh-sungguh berkualitas, umpamanya dasbor yang menerapkan bahan soft touch. Tiap tuas dan tombolnya juga menerapkan plastik berkualitas bagus dengan finishing yang sungguh-sungguh rapi dan presisi.

 

Setirnya memiliki lapisan kulit dan dilengkapi sejumlah tombol di tiap-tiap-tiap-tiap sisi, ialah tombol pengatur audio dan telepon di sisi kiri serta tombol pengatur cruise control. Setir yang dilengkapi pembatasan tilt dan telescopic ini juga menyediakan paddle shift untuk pengalaman berkendara yang lebih dinamis dan membuat kendaraan beroda empat lebih responsif, tetapi paddle shift ini cuma aktif dikala tuas transmisi ada di posisi M. Tangan kita tak akan terasa licin dikala menggenggam setir berkat penggunaan bahan kulit yang gripnya bagus, tetapi desainnya terlalu konvensional, tanpa adanya bantalan ibu jari di kiri dan kanan setir yang tak cuma berfungsi meningkatkan kenyamanan, tetapi membuat setir tampil lebih sporty.

 

Untuk panel instrumennya, XV menempatkan indikator putaran mesin di kiri dan speedometer di kanan, keduanya memiliki outline warna silver. Diantara kedua indikator, ada layar MID yang memperlihatkan banyak isu seperti indikator bensin, odometer dan tripmeter. Di ujung kiri dan kanan ada tombol pengatur MID, bagus untuk MID yang terletak di panel instrumen ataupun di tengah dasbor.

 

Berlanjut ke komponen kanan bawah area setir, ada beberapa tombol yang bisa mengontrol pencahayaan panel instrumen dan mengontrol ketinggian sorot lampu depan. Di samping kanannya, ada tombol untuk mengaktifkan atau mematikan VDC (Vehicle Dynamic Control) yang menjaga stabilitas berkendara.

 

Sementara di door trim pintu pengemudi, ada tombol power window, pengatur dan pelipat spion elektris, pengunci pintu dan window lock. Untuk door trim, bahan yang digunakan sama dengan bahan kulit yang membungkus jok kendaraan beroda empat.

 

Sayangnya, lagi-lagi desain door trimnya terkesan lazim saja. Mungkin Subaru seharusnya belajar dari pabrikan lain dalam menghadirkan desain interior yang menarik dan bisa menghidupkan suasana.

 

Seandainya kita melihat dasbor tengah komponen atas, ada layar MID yang memperlihatkan temperatur, jam, jarak yang telah dicapai, sangkaan jarak tempuh sebelum bensin habis, lama perjalanan, dan konsumsi BBM rata-rata. Dengan display yang jelas dan font yang besar, MID ini bisa dilihat dengan mudah.

 

Tersedia tiga kenop pengatur AC otomatis yang melingkupi arah hembusan, tenaga hembusan dan temperatur AC. Head unitnya menerapkan double DIN dari Kenwood dengan pengoperasian layar sentuh. Head unit ini memiliki fitur yang canggih, dengan pemutar CD/DVD, MP3, navigasi GPS, koneksi bluetooth, USB dan AUX. Sayangnya, kualitas suara yang dijadikan lazim saja. Rekomendasi kami, ada bagusnya menambahkan subwoofer portabel untuk membenarkan kualitas suara.

 

Untuk keamanan, Subaru XV dilengkapi jok ISOFIX di komponen belakang, lalu ada seatbelt 3-titik di tiap-tiap-tiap-tiap baris daerah duduk. Khusus komponen depan, setabeltnya dilengkapi pengatur ketinggian. Tak tertinggal, metode rem ABS, EBD dan tiga airbag yang terletak di depan pengemudi, penumpang depan dan lutut pengendara hadir sebagai standar.

 

Di konsol tengah, penutup konsol tengah bisa digeser maju dan difungsikan sebagai armrest pengemudi dan penumpang, sayang pergeserannya masih kurang maju sehingga lengan kita tak terakomodasi dengan sempurna.

 

Khusus varian Premium, Subaru XV dilengkapi sepasang  headrest monitor sebagai media hiburan penumpang belakang dikala bosan dikala perjalanan jauh atau terjebak kemacetan.

 

Untuk bagasinya, sebab ground clearance yang tinggi dan metode AWD yang menyebabkan rear axle yang tinggi, kapasitas bagasinya cenderung lazim dan lantainya cukup tinggi. Untungnya, Subaru menyediakan tray cover yang fleksibel dan menempatkan ban serep di bawah bagasi sehingga lebih praktis dan fleksibel. Duduk belakang yang terpisah 60/40 juga bisa dilipat dengan mudah jika berkeinginan memuat barang yang besar, seperti sepeda atau lemari.

 

Interior XV memiliki legroom dan headroom yang cukup untuk menampung penumpang dewasa tanpa seharusnya merasa sempit. Sudut sandaran daerah duduk belakang lebih rebah daripada rival sekelasnya. Meskipun tak dilengkapi pembatasan reclining, kami menilai ruang belakangnya telah lebih dari cukup.

 

Meskipun ground clearancenya tinggi, berkat basis Impreza, kabin mudah diakses oleh orang dengan tinggi badan dibawah 170 cm, terutama wanita. Amat mudah menerima posisi mengemudi tepat berkat jok yang memiliki pembatasan ketinggian selain sliding dan reclining. Meskipun joknya telah dilapisi kulit, kami merasa joknya kurang menyangga badan komponen atas dikala bermanuver di kecepatan tinggi.