Penyakit yang Harus Diwaspadai saat di Sekolah

Penyakit di sekolah

Kecil sekolah seringkali tertular penyakit yang diderita teman sekelasnya. Berada bersama-sama dalam satu ruangan kelas dan duduk berdekatan dengan si kecil yang sakit membikin Kecil Kecil lebih rentan terkena penyakit menular. Bunda, ketahui penyakit menular yang tak jarang terjadi di sekolah dan pencegahannya supaya Kecil Kecil tak mudah sakit.

 

Kecil-si kecil lebih berisiko terkena penyakit menular. Hal ini sebab si kecil-si kecil belum memiliki metode daya tahan tubuh yang kuat seperti orang dewasa. Mereka juga mungkin belum memiliki tradisi sehat atau wajib selalu diingatkan oleh orang dewasa, seperti tradisi mencuci tangan sebelum makan.

 

Bunda mungkin pernah mendapati Kecil Kecil pulang dengan kondisi demam, lesu, batuk-batuk, atau mengeluh sakit tenggorokan. Batuk dan radang tenggorokan memang menjadi penyakit menular yang tak jarang terjadi di sekolah, tapi ada beberapa penyakit menular lainnya yang juga wajib diwaspadai, yaitu:

 

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

ISPA yaitu penyakit menular imbas infeksi pada saluran pernapasan yang seringkali disebabkan oleh virus, tapi dapat juga disebabkan oleh kuman. Influenza yaitu salah satu penyebab ISPA. Virus penyebab ISPA menyerang metode pernapasan, sehingga gejala yang muncul berupa hidung tersumbat, bersin, batuk, dan sakit tenggorokan. Kecil juga akan mengalami demam tinggi selama beberapa hari, lemas, sakit kepala, dan nyeri otot. Pada kasus yang lebih berat, kondisi ini dapat berkembang menjadi pneumonia.

 

Misalnya mengobati flu dilakukan dengan berisitirahat, cukupi makan dan minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Bunda dapat memberikan obat flu si kecil yang banyak dijual di pasaran pantas dengan gejala yang dialami Kecil Kecil. Imunisasi juga penting sebagai langkah pengegahan penyakit ISPA.

 

Cacar air

Cacar air menjadi penyakit menular yang tak jarang terjadi di sekolah dan awam menjangkiti si kecil berusia di bawah 12 tahun. Cacar air sungguh-sungguh mudah menular melalui udara (bersin dan batuk), kontak langsung dengan air liur penderita, atau cairan dari benjolan cacar yang pecah. Penyakit ini ditandai dengan demam, sakit tenggorokan, pusing, atau sakit perut yang dicontoh munculnya ruam kulit dan benjolan kecil berisi cairan jernih. Keadaan terjangkit cacar, Kecil Kecil akan merasa gatal luar awam. , menggaruk benjolan akan menimbulkan bekas luka kalau terinfeksi kuman. Cacar dapat dicegah dengan vaksinasi varicella.

 

Konjungtivitis (mata merah)

Mata merah termasuk penyakit mudah menular yang disebabkan oleh infeksi virus atau kuman. Mata merah terjadi sebab peradangan konjungtiva, yaitu jaringan yang melapisi bagian dalam kelopak dan bagian putih mata. Gejalanya mencakup mata berair, nyeri ketika mengedipkan mata, bengkak pada kelopak mata, mata gatal, sampai keluar bisul pada mata kalau disebabkan oleh kuman. Konjungtivitis sebab infeksi virus dapat sembuh sendiri.  kalau sebab kuman, diperlukan pengobatan antibiotik pantas resep dokter.

 

Gastroenteritis

Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pencernaan. Gejalanya menimbulkan diare, demam, lemas, dan sakit perut.  elemen risiko yang dapat menyebabkan si kecil terkena gastroenteritis yaitu sanitasi dan kebersihan lingkungan yang buruk, kontak dengan penderita diare, atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus dan kuman.

 

Campak

Campak yang bernama lain rubella ini juga yaitu penyakit menular yang tak jarang terjadi di sekolah. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus, gejala campak dapat berupa demam, batuk, hidung berair, sakit tenggorokan, dan mata merah, dan muncul ruam di sekujur tubuh. Penyakit ini menyebar melalui udara, dan si kecil dapat tertular ketika menghirup udara di dekat penderita campak yang sedang batuk atau bersin.

 

Kutu rambut

Kutu rambut yaitu parasit yang hidup dengan mengisap darah dari kulit kepala manusia.  tak membahayakan, kutu rambut sungguh-sungguh mengganggu sebab menyebabkan gatal dan iritasi pada kulit kepala. Kutu rambut sungguh-sungguh mudah menular melalui kontak dengan penderita, misalnya duduk bersebelahan atau bermain bersama si kecil lain yang memiliki kutu rambut. Kutu rambut juga mudah berpindah kalau berbagi pakaian, sisir, dan topi, tradisi yang tak jarang dilakukan si kecil-si kecil ketika sekolah.

 

Kudis

Skabies atau yang lebih dikenal dengan kudis, yaitu kondisi menyusupnya tungau ke dalam lapisan luar kulit. Gejalanya berupa gatal terutamanya di malam hari dan muncul benjolan kecil kemerahan. Tungau penyebab kudis berukuran sungguh-sungguh kecil sehingga tak menonjol oleh mata telanjang.

 

Penyakit ini sungguh-sungguh mudah menular melalui kontak jasmani atau pakaian yang dikenakan penderita.  berjabat tangan, menggantung pakaian di dekat pakaian penderita, atau tidur di kasur bertungau.  heran kalau kudis menjadi penyakit yang tak jarang menjangkiti si kecil-si kecil yang tinggal di sekolah asrama.

 

Kurap

Kurap yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh jamur. Gejalanya mencakup munculnya bercak merah yang bersisik dan terasa gatal. Kecil-si kecil rentan terkena kurap kalau tinggal di lingkungan lembap, mandi di kamar mandi awam, menggunakan kolam renang awam, atau berbagi kelengkapan bersama orang lain yang terjangkit kurap. Pengobatan kurap dilakukan dengan mengoleskan krim antijamur.

 

Gondongan

Gondongan dikenal dengan ciri-ciri bengkak pada pipi, leher, dan rahang.  ini terjadi sebab membengkaknya kelenjar liur imbas infeksi virus. Virus dapat menyebar melalui bersin, batuk, menggunakan alat makan bergantian, atau bersentuhan dengan penderita. Penyakit menular yang tak jarang terjadi di sekolah ini biasanya dicontoh oleh gejala lain seperti demam, lemas, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, dan nyeri otot. Penyakit menular yang awam terjadi di sekolah ini tak memerlukan pengobatan khusus dan dapat sembuh dalam beberapa pekan. Gondongan dapat dicegah dengan vaksinasi MMR.