Kemudahan Transaksi dalam Genggaman dengan Uang Elektronik

Uang Elektronik

Kemajuan dunia Teknologi Kabar dan Komunikasi membawa dampak yang ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, bermacam kemudahan ditawarkan, tetapi di sisi yang lain juga ada hal-hal negatif yang turut serta di dalamnya. Salah satu kemajuan teknologi kabar dan komunikasi berbasis dunia maya yang seketika berakibat pada dunia finansial merupakan dengan semakin majunya transaksi berbasis uang elektronik. Kondisi ini malah sudah menggeser figur dan metode melaksanakan transaksi keuangan tunai. Tentu saja alasan dibalik semuanya merupakan kepraktisan.

 

Yang lebih hebat lagi, seandainya dahulunya uang elektronik ini berbentuk sama seperti kartu ATM kini hampir tak ada wujud fisiknya. Cukup dengan membawa smartphone saja, transaksi sebagaimana lazimnya dikerjakan bagi pemegang kartu ATM dapat dikerjakan, malah hingga menarik uang tunai dari mesin ATM secara seketika. Uang elektronik ini tentu perlu dikenali lebih jauh selain yang berbentuk kartu, karena selain kemudahan dan kesederhanaan pemakaian yang ditawarkan, dibalik itu ada juga pemanfaatan secara negatif oleh mereka yang disebut oknum tak bertanggung jawab.

 

Hal pertama yang jadi basis kekhawatiran pemegang uang elektronik berbentuk kartu sebenarnya sama dengan mereka yang bertransaksi dengan menggunakan uang tunai, kartu kredit atau ATM. Apalagi seandainya bukan kelupaan dompet sedangkan keseluruhan peranti transaksi keuangan ada di dalamnya, atau yang lebih parah lagi merupakan seandainya mesti mengalami kehilangan karena satu atau lain hal.

 

Sementara itu seandainya Anda menggunakan aplikasi smartphone, uang elektronik yang makin banyak diaplikasikan ini, tentu tak perlu mendatangkan kekhawatiran yang sama. Anda cukup membawa smartphone, karenanya semua kesibukan transaksi keuangan sudah dapat teratasi.

 

Beragam kemudahan juga diiringi dengan varian bank maupun penyedia layanan aplikasi berbasis uang elektronik ini. Untuk itulah kehadiran aplikasi uang elektronik ini tentu menjadi alasan totaliter bagi siapa saja yang menghendaki gaya hidup modern berbasis telepon trampil yang seolah tak pernah dapat lepas dari genggaman smartphone ini.

 

Kecuali pertimbangan itu semua ternyata masih ada juga alasan lainnya. Apa sajakah itu? Berikut ini resumenya.

 

  1. Banyak Bonus dalam Wujud Diskon Tiap Kali Transaksi

Kebanyakan orang memburu kartu kredit selain karena dapat menjadi alasan untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan atau KTA juga sekaligus dampak banyaknya promo transaksi serta diskon yang mungkin dapat ditempuh oleh pemegangnya.

 

Sama seperti kartu kredit, seorang pemegang akun aplikasi uang elektronik yang tertanam seketika dalam smartphone juga dapat mendapatkan fasilitas bonus setiap kali transaksi. Malah ada salah satu bank yang menawarkan cashback hingga 50% untuk pembelian tiket bioskop setiap kali melaksanakan transaksi dengan memanfaatkan fasilitas uang elektronik yang dirilis bank hal yang demikian.

 

  1. Kemudahan Melaksanakan Top Up Saldo

Salah satu hal utama yang banyak dikeluhkan oleh para pengguna uang elektronik merupakan dikala melaksanakan top up saldo. Melainkan dikala ini, salah satu bank sudah memiliki fasilitas uang elektronik berbasis aplikasi smartphone dengan skor top up hingga 1 juta rupiah. Tentu dengan jumlah ini, limit transaksi dapat dengan mudah dikendalikan.

 

Sementara itu, terdapat juga fasilitas untuk dapat membayar bill di kafe secara patungan dikala makan bersama dengan rekan-rekan di sebuah kafe. Dengan ini tentu akan lebih mudah melaksanakan transaksi secara bersama-sama, lebih-lebih seandainya menggunakan uang elektronik semacam ini banyak skor dan bonus transaksi yang dapat diraih.

 

Dibalik sisi positif tentu saja ada hal negatif yang menirunya. Ini tentu berlaku juga untuk kehadiran uang elektronik ini. Banyak modus yang muncul, sebagian menjadi jalan bagi sejumlah oknum yang tak bertanggung jawab dan malah mengarah pada tindakan kriminalitas. Modus seperti apa, dan metode apa supaya terhindar dari keadaan seperti itu. Ulasannya akan kita hadirkan dalam komponen berikutnya.